Tipe Kain yang Mudah Luntur dan Cara Merawatnya Agar Warna Tetap Awet

Tipe Kain yang Mudah Luntur dan Cara Merawatnya Agar Warna Tetap Awet
Beberapa tipe kain mudah luntur memerlukan perlakuan khusus agar warna tetap awet (Ekaterina Grosheva / Unsplash)

Tidak semua pakaian bisa diperlakukan dengan cara yang sama saat dicuci. Beberapa tipe kain mudah luntur dan membutuhkan perlakuan khusus agar warnanya tidak pudar atau menodai pakaian lain. Kesalahan dalam mencuci kain jenis ini sering menjadi penyebab utama komplain laundry.

Di Monster Laundry Kemanggisan Jakarta Barat, dekat BINUS Anggrek dan BINUS Syahdan, kami selalu melakukan pemilahan kain dan warna untuk meminimalkan risiko luntur.


Apa Itu Kain Mudah Luntur?

Kain mudah luntur adalah jenis kain yang zat pewarnanya tidak terikat kuat pada serat kain, sehingga mudah keluar saat terkena air, deterjen, gesekan, atau suhu tinggi. Biasanya, kain ini berwarna gelap, cerah, atau menggunakan pewarna tertentu.


Jenis-Jenis Kain yang Mudah Luntur

Berikut beberapa tipe kain yang paling sering mengalami masalah luntur:

1. Katun Berwarna Gelap

Katun memang nyaman dipakai, tetapi katun berwarna gelap seperti hitam, merah marun, atau biru dongker cenderung mudah luntur, terutama pada pencucian pertama.

Tips perawatan:

  • Cuci terpisah dari pakaian berwarna terang
  • Gunakan air dingin
  • Hindari deterjen terlalu kuat

2. Denim (Jeans)

Denim, terutama jeans berwarna biru tua atau hitam, terkenal sangat mudah luntur. Bahkan, air rendaman pertama biasanya berubah warna.

Tips perawatan:

  • Balik pakaian sebelum dicuci
  • Jangan direndam terlalu lama
  • Kurangi frekuensi pencucian

3. Rayon dan Viscose

Kain rayon dan viscose memiliki serat yang halus dan daya ikat warna yang rendah, sehingga mudah luntur dan berubah bentuk jika salah perlakuan.

Tips perawatan:

  • Gunakan mode gentle
  • Hindari air panas
  • Jangan diperas terlalu kuat

4. Sutra (Silk)

Sutra adalah kain premium yang sangat sensitif. Pewarna pada sutra mudah pudar jika terkena deterjen biasa atau suhu tinggi.

Tips perawatan:

  • Disarankan laundry khusus atau dry clean
  • Gunakan deterjen khusus sutra

5. Linen Berwarna

Linen berwarna cerah atau gelap juga termasuk kain yang mudah luntur karena serat alaminya kurang kuat mengikat warna.

Tips perawatan:

  • Cuci manual atau mode lembut
  • Pisahkan berdasarkan warna

Faktor Penyebab Kain Mudah Luntur

Beberapa faktor utama yang menyebabkan kain mudah luntur antara lain:

  • Kualitas pewarna kain
  • Suhu air terlalu panas
  • Deterjen terlalu keras
  • Gesekan berlebih saat pencucian
  • Proses perendaman terlalu lama

Cara Monster Laundry Menangani Kain Mudah Luntur

Di Monster Laundry Kemanggisan, kami menerapkan beberapa prosedur khusus:

  • Membantu pemilahan pakaian berdasarkan warna dan jenis kain
  • Penggunaan deterjen dan chemical yang disesuaikan
  • Mode pencucian khusus untuk kain sensitif
  • Edukasi kepada pelanggan jika pakaian berisiko luntur

Langkah ini kami lakukan untuk menjaga kualitas pakaian pelanggan, terutama mahasiswa BINUS dan warga sekitar Kemanggisan.


FAQ Seputar Kain Mudah Luntur

Apakah kain luntur bisa diperbaiki?

Sebagian kasus bisa diminimalkan, tetapi warna yang sudah luntur biasanya sulit dikembalikan seperti semula.

Apakah laundry bertanggung jawab atas kain luntur?

Jika luntur disebabkan oleh karakter asli kain, biasanya hal ini sudah menjadi risiko bahan. Laundry profesional akan memberi informasi terlebih dahulu.

Bagaimana cara mengetahui pakaian mudah luntur?

Biasanya terdapat keterangan pada label pakaian atau warna akan keluar saat dicoba direndam sebentar.


Kesimpulan

Mengetahui tipe kain yang mudah luntur sangat penting agar pakaian tetap awet dan tidak merusak cucian lain. Dengan perlakuan yang tepat dan pemilihan laundry profesional seperti Monster Laundry Kemanggisan Jakarta Barat, risiko luntur dapat diminimalkan.

Jika kamu ragu dengan jenis kain pakaianmu, jangan sungkan untuk bertanya kepada staf laundry sebelum mencuci.

Latest Articles